Minggu, 15 Desember 2013

UFO MENURUT ISLAM

Inilah Pengertian UFO menurut ISLAM

Inilah istilah UFO (OBJEK BENDA ANGKASA) Menurut Islam

Hipotesa Identitas dan Asal-Usul UFO & Alien dalam Islam

01. Bani Adam Hypothesis (BAH)

BAH menduga bahwa Aliens adalah manusia keturunan Adam AS yang pada suatu masa di jaman silam memperoleh teknologi perjalanan luar angkasa, kemudian mengkolonisasi planet lain di luar angkasa dan berevolusi di sana. Dugaan ini sendiri muncul dengan banyaknya ditemui Alien yang memiliki wujud mirip manusia, terutama dari jenis "Nordic".

Hipotesa ini muncul dengan axiom bahwa Adam AS adalah manusia cerdas pertama di alam semesta, bukan hanya di planet Bumi, dikaruniaiNya rahasia teknologi sejak masa awal diciptakan, mahluk ciptaan Allah SWT yang paling sempurna, juga mengartikan status Islam sebagai "rahmat bagi segenap alam" sebagai indikasi bahwa Islam diturunkan di Bumi, namun berlaku universal hingga ke planet-planet lain.

Hipotesa ini menduga bahwa pada suatu masa di masa lampau Manusia Bumi telah menguasai teknologi penjelajahan angkasa, dan sebagian dari mereka sekarang telah menjadi ras yang mampu bepergian antar galaksi.

02. Pre Human Hypothesis (PHH)

PHH menduga bahwa Aliens adalah mahluk mirip manusia yang Allah SWT telah ciptakan sebelum Adam AS, mengacu diantaranya pada QS 02:30 dimana Malaikat terlibat dialog dengan Allah SWT, dengan indikasi seakan-akan pada masa tersebut telah ada stereotyping untuk mahluk dengan desain mirip Manusia yang hendak Allah SWT ciptakan sebagai khalifah di Bumi tersebut.

Hipotesa ini muncul dengan penafsiran bahwa QS 02:30 secara spesifik mengkisahkan penciptaan Manusia sebagai manusia pertama di planet Bumi, namun bukan di alam semesta, dan menyempitkan arti dari "Manusia" dalam kosmologi Islam sebagai Homo Sapiens (manusia modern). Adapun pemahaman dari hipotesa ini mengenai kesempurnaan manusia adalah lebih terkait kepada desain dan proses penciptaan, namun diluar dari itu manusia sangat bergantung pada ikhtiar untuk mencapai kemajuan, termasuk dalam hal penguasaan teknologi.

Hipotesa ini beranggapan adanya jejak penguasaan teknologi tingkat rendah oleh ras-ras manusia selain Homo Sapiens (Cro Magnon, Homo Neandethal, dll.) sebagai indikasi bahwa Adam AS bukanlah Manusia cerdas (bisa berpikir) pertama di Bumi sekalipun, namun suatu ras manusia baru yang disempurnakan, yang didaulatNya untuk menjadi khalifah (pemimpin, pengelola) dari planet Bumi.

03. Dabbah Hypothesis (DH)

DH menduga Aliens adalah salahsatu jenis "dabbah" yang Allah SWT sebutkan beberapa kali di dalam Al-Qur'an, namun tidak dijelaskan lebih spesifik karakteristiknya, serta termasuk dalam jenis ciptaan Allah SWT yang kita hanya diberikanNya sedikit saja informasi mengenai keberadaannya.

04. Man Hypothesis (MH)

MH menduga Aliens adalah "man" dalam bahasa Al-Qur'an sebagaimana tercantum salahsatunya dalam QS 13:15. Walaupun "Man" kemungkinan besar termasuk "dabbah", namun ia memiliki pengertian yang lebih spesifik, yaitu mahluk cerdas yang diberikan Allah SWT akal pikiran, tuntunan Dien (Agama), kewajiban beribadah, serta kemampuan untuk memilih.

05. Jin Hypothesis (JH)

JH menduga Aliens adalah kalangan Jin yang memiliki teknologi tinggi, sebagaimana tersirat dalam tafsir dari ayat-ayat Al-Qur'an mengenai kemampuan kaum ini dalam menuntaskan beragam pekerjaan canggih pada masa kerajaan Nabi Sulaiman AS.

06. Permanent Ghaib Hypothesis (PGH)

PGH menduga kalau fenomena UFO & Alien adalah satu dari apa yang Allah SWT firmankan bahwa Allah menciptakan apa yang manusia ketahui, dan tidak ketahui; dan dalam hal ini akan tetap tidak manusia ketahui, hingga akhir masa nanti.

07. Satanic Trick Hypothesis (STH)

STH menduga fenomena Alien & UFO itu sebenarnya tidak nyata, dan keseluruhan fenomena UFO adalah sekedar tipu-daya Iblis dan Setan.

Hipotesa ini muncul karena tidak adanya ayat-ayat Al-Qur'an yang secara spesifik menyatakan adanya mahluk cerdas lain selain manusia di luar angkasa sana.

Hipotesa ini juga dipengaruhi kuat oleh karya-karya penulis Islam yang banyak mengkaitkan fenomena UFO dengan Jin, Segitiga Bermuda, dan bahwa kerajaan Iblis terletak di Segitiga Bermuda, sehingga muncul anggapan bahwa keseluruhan fenomena UFO tak lain adalah tipuan Iblis dengan kaki-tangannya para Setan, untuk menyesatkan ummat manusia dengan beragam informasi tak benar yang terkait dengan fenomena ini.

Penutup

Secara umum BAH, PHH, DH, MH, JH, mengartikan "samaa" dan "samawaat" bukan sebagai "langit (surga)" dan "bumi (dunia)", namun lebih kepada "langit (atmosfer)" dan "planit berpenghuni", sedangkan PGH dan STH keduanya bersifat pro-status-quo yang mendukung tidak perlunya fenomena UFO ini dipelajari.

Adapun keseluruhan hipotesa ini masih merupakan "Work in Progress (WIP)", alias pekerjaan yang masih dalam proses, dan belum merupakan hasil akhir. Sebagaimana fitrahnya pengembangan suatu hipotesa dalam suatu penelitian ilmiah, maka sebagian dari hipotesa ini akan gugur, sedangkan sebagian lainnya mungkin akan bisa dikembangkan menjadi suatu teori, atau postulat; atau semuanya salah total. (byms)

Kamis, 12 Desember 2013

5 bukti bahwa UFO itu ada


TEKNOLOGI

5 Bukti UFO Benar-benar Muncul di Bumi

Sejak kapan UFO berani menampakkan diri?

ddd
Senin, 22 Juli 2013, 13:39 Muhammad Chandrataruna, Tommy Adi Wibowo
Penampakan UFO di langit California, AS [foto ilustrasi]
Penampakan UFO di langit California, AS [foto ilustrasi] (Huffingtonpost)
VIVAnews - Untuk memastikan apakah UFO (unidentified flying object) benar-benar ada hanya diperlukan bukti fisik. Selama ini, bukti keberadaan UFO hanya dari penglihatan orang dan foto-foto saja. Belum ada yang berhasil memiliki benda luar angkasa itu.

Melansir National Geographic, 22 Juli 2013, pada tahun 1950-an, Edward J. Ruppelt, pemimpin investigasi rahasia UFO di Angkatan Udara AS, pernah menulis mengenai keberadaan UFO.

"Apakah untuk membuktikan keberadaannya, UFO harus mendarat di Pentagon? Atau, ketika stasiun radar radio berhasil mendeteksi UFO? Ya, semua tentu membutuhkan bukti nyata," tulis Ruppelt.

Tapi, baru-baru ini wartawan investigasi, Leslie Keen, yang pada tahun 2011 menulis buku "UFOs: Generals, Pilots and Government Officials Go on the Record," telah mencatat kemunculan-kemunculan UFO di Bumi.

"Sekitar 90 sampai 95 persen penampakan UFO berupa balon udara, bola petir, pesawat terbang, flare, dan bentuk benda lainnya. Namun, hanya 5-10 persen menyatakan penampakan UFO tidak bisa dijelaskan, tapi tetap yakin bahwa itu benda luar angkasa," kata Keen.

Dia juga menyatakan, kemunculan UFO yang terlihat oleh penduduk dunia adalah hal yang rasional dan perlu diperhitungkan, terlebih adanya data-data mengenai kemunculannya.

Berikut ini ada lima alasan kuat bahwa UFO benar-benar muncul di Bumi:
1. Sejauh sejarah mengenai kemunculan UFO, sebelum manusia bisa terbang ke ruang angkasa. Penampakan pertama UFO terjadi di Amerika Serikat pada tahun 1639.

Ketika itu, Gubernur Koloni Massachusetts, John Winthrop, mencatat dalam jurnalnya bahwa James Everell dan dua saksi lain telah melihat benda bercahaya yang turun dari langit di Muddy River, Charlestown.

2. Di dalam buku Edward J. Ruppelt "The Report on Unidentified Flying Objects," diterbitkan pada tahun 1955, mencatat pengamatan UFO dari para anggota militer, pilot sipil, ilmuwan dan profesor.

Ruppelt menceritakan, ada seorang pilot pesawat tempur F-86 telah mendeteksi keberadaan UFO dalam jarak 1.000 meter. Namun, setelah berhasil mendekat, benda berupa piring terbang itu langsung terbang secepat kilat.

3. Pada tahun 1949, berdasarkan laporan bernama "Project Sign" yang dibuat oleh salah satu anggota investigasi rahasia UFO di Angkatan Udara AS, bentuk-bentuk UFO telah diidentifikasi.

Ada empat kelompok benda UFO itu adalah bentuk piring terbang, cerutu atau torpedo, benda bulat seperti balon yang mampu terbang dengan kecepatan tinggi, dan bola cahaya tanpa bentuk fisik yang jelas.

4. Bukti fisik pertemuan dengan pesawat alien. Pada tahun 1968, tim peneliti dari University of Colorado yang dipimpin oleh James Condon, telah mendokumentasikan sejumlah daerah yang pernah didaratkan oleh UFO.

Laporan dari Peter Sturrock astrofisikawan dari Stanford University, yang telah membuat studi ilmiah bukti fisik UFO di tahun 1990-an, menemukan sampel tanah yang diduga menjadi pendaratan UFO di daerah Prancis pada tahun 1981.

Para peneliti menemukan, daun-daun yang telah didarati oleh UFO mengalami perubahan kimia tidak biasa yang disebabkan oleh radiasi yang kuat.

5. Efek fisologis pada saksi-saksi UFO. Menurut laporan dari Peter Sturrock, astrofisikawan dari Stanford University, individu yang pernah melihat penampakan UFO dilaporkan mengalami luka bakar, tuli, dan hilang ingatan.

Contohnya, pada Desember tahun 1980 di Texas, AS, Betty Kas, Vickie Landrum, dan Colby, dilaporkan melihat benda berbentuk berlian di langit. Sesudah melihat benda langit itu, ketiganya langsung sakit, mulai dari luka besar di wajah, mata, sampai mual dan diare. (adi)